Air Bah Menggulung, Doa Menguatkan: Kearifan Leluhur Menuntun Harapan yang Tersisa

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang//trans24.id — Ketika bumi bergolak dan air bah turun menggulung permukiman di Sumatera dan Aceh, gema kearifan leluhur kembali terasa: bahwa ketabahan adalah lentera yang menuntun manusia melewati gelapnya musibah.

Bencana yang datang tanpa tanda mengingatkan masyarakat bahwa kehidupan selalu bergerak antara karunia dan ujian, namun ketenangan batin tetap menjadi sandaran paling kokoh.

Di tempat-tempat pengungsian, kisah kemanusiaan lahir dari tindakan sederhana. Warga saling menopang, seolah menghidupkan kembali petuah lama nenek moyang tentang pentingnya gotong royong sebagai tali yang menyatukan jiwa-jiwa yang goyah.

Para pemuka agama mengajak korban untuk menata napas, menenangkan pikir, serta mempercayai bahwa setiap cobaan memiliki hikmah yang akan terungkap pada waktunya.

Relawan mencatat banyak keluarga kehilangan rumah, namun keteguhan mereka justru terlihat dalam kemampuan menjaga harapan. Ibadah menjadi ruang perenungan, tempat jiwa kembali menegakkan keberanian.

Dalam setiap doa, terpancar keyakinan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari keadaan yang mudah, melainkan dari kemampuan berdiri kembali setelah diterjang badai.

Baca Juga  Kapolsek Cikarang Timur Apresiasi Driver Ojol Lawan Begal Dan Pertahankan Motor

Pengamat sosial menilai bahwa bencana ini membuka kembali ingatan kolektif tentang ajaran-ajaran kuno: bahwa keselarasan antara manusia dan alam harus dijaga melalui sikap rendah hati, kecermatan bertindak, serta kesediaan mendengar bisikan nurani.

Ketika transportasi lumpuh dan fasilitas publik terganggu, keteduhan hati berubah menjadi sumber energi yang menggerakkan tindakan solidaritas.

Praktik spiritual yang dilakukan dengan penuh kesadaran berperan penting memulihkan luka batin, ibadah yang dijalani dengan tempo perlahan memberikan ruang bagi jiwa untuk meresapi pengalaman pahit tanpa tersesat di dalamnya.

Melalui keheningan itu, muncul keberanian baru untuk melangkah melihat hari esok, dalam situasi penuh tantangan, pesan beribadahlah dengan kesabaranmu menjadi pengingat mendalam bahwa kesabaran bukan sekadar menahan diri, melainkan seni mengelola rasa. Ia adalah warisan nilai yang diajarkan leluhur untuk menjaga ketegaran ketika dunia terlihat goyah.

Melalui kebersamaan, kewaspadaan, dan doa yang dilakukan dengan tulus, masyarakat diyakini mampu membangun kembali kehidupan dengan pijakan yang lebih kuat.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x