Semarang 30/12/2025 //propamnewstv.id – Siap Mengabdikan Diri untuk Masyarakat, Keberhasilan akademik merupakan pijakan awal untuk pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat.
Hal tersebut tercermin dari capaian Dr. Adib Khoirul Anas, ST., M.Si., yang secara resmi meraih gelar Doktor dari Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (Undip) dengan predikat cum laude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,56.
Sidang Promosi Doktor yang dilalui Dr. Adib berlangsung dengan khidmat dan akademis, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tim penguji dari kalangan akademisi terkemuka.
Hadir sebagai Dekan Sekolah Pascasarjana Undip, Prof. Ir. Mochamad Agung Wibowo, M.M., M.Sc., Ph.D., serta Ketua Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan SPS Undip, Dr. Budi Warsito, S.Si., M.Si.
Dalam proses akademik tersebut, Dr. Adib dibimbing oleh dua promotor, yakni Prof. Dr. Hartuti Purnaweni, MPA dan Dr. Eng. Maryono, S.T., M.T., yang berperan penting dalam pendalaman keilmuan serta penyempurnaan disertasi.
Sementara itu, tim penguji terdiri dari Prof. Dian Ratna Sawitri, S.Psi., M.Si., Ph.D. sebagai penguji pertama, Dr. Ir. Anik Sarminingsih, M.T., IPM., ASEAN Eng. sebagai penguji kedua, serta Dr. Hijrah Purnama Putra, S.T., M.Eng. sebagai penguji eksternal.
Sidang berlangsung dinamis dengan berbagai masukan kritis dan konstruktif terhadap substansi disertasi yang dipresentasikan.
Usai dinyatakan lulus, Dr. Adib menegaskan bahwa capaian akademik ini bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, ilmu pengetahuan harus diimplementasikan secara langsung dalam menjawab persoalan lingkungan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan.
“Gelar doktor bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi tanggung jawab moral untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan bekal keilmuan, integritas akademik, serta pengalaman riset, Dr. Adib Khoirul Anas menyatakan kesiapan untuk terlibat aktif dalam kegiatan edukasi, pendampingan masyarakat, serta kontribusi pemikiran bagi pembangunan berkelanjutan.
Capaian ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda dan kalangan akademisi agar menjadikan pendidikan tinggi sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar simbol prestise.
Semangat tersebut sejalan dengan cita-cita pembangunan bangsa menuju Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.
( Ismun Propam Jateng )


















