Bandung//trans24.id — Pemerintah Kota Bandung akan melakukan pelebaran jalur sungai sekaligus pengerukan dasar aliran Sungai Cijangjawa di Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo. Langkah tersebut dilakukan untuk melancarkan aliran air dan mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap melanda kawasan sekitar.
Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung saat melakukan monitoring Program Prakarsa Bandung Utama di Kelurahan Pakemitan, Kecamatan Cinambo, Selasa (6/1/2026). Monitoring difokuskan pada penanganan Sungai Cijangjawa yang telah lama menjadi salah satu titik rawan banjir.
Aliran Sungai Cijangjawa diketahui berdampak langsung terhadap sejumlah wilayah, yakni RW 03, RW 04, dan RW 05 Kelurahan Cisaranten Wetan, serta RW 05 Kelurahan Pakemitan. Kondisi sungai yang menyempit dan mengalami pendangkalan menyebabkan air mudah meluap saat intensitas hujan tinggi.
Selain penanganan fisik sungai, Wali Kota Bandung juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung untuk memperketat pengawasan terhadap pabrik-pabrik yang berada di sekitar aliran sungai. Pengawasan tersebut bertujuan mencegah pembuangan limbah ke Sungai Cijangjawa yang dapat memperparah kondisi lingkungan.
Pemkot Bandung berharap upaya ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi potensi banjir serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga di wilayah Kecamatan Cinambo.
Aziz bandung


















