Pemkot Tangsel Bersihkan Sampah di Pasar Cimanggis dan Jombang

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan//trans24.id (Tangsel) mulai membersihkan gunungan sampah yang selama sepekan terakhir menumpuk di sejumlah titik, khususnya kawasan pasar tradisional. Pembersihan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Pasar Cimanggis, Ciputat, dan dilanjutkan ke Pasar Jombang.

Langkah ini dilakukan seiring dengan diperpanjangnya status tanggap darurat sampah di Kota Tangerang Selatan pada periode 6 hingga 19 Januari 2026. Pemkot tidak hanya fokus pada pengangkutan, tetapi juga pengawasan ketat untuk mencegah warga kembali membuang sampah sembarangan.

Pantauan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kamis (8/1) tumpukan sampah yang sebelumnya menggunung kini sudah mulai diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel. Petugas gabungan juga berjaga di lokasi untuk menghalau warga yang hendak membuang sampah di area tersebut.

Camat Ciputat, Mamat, mengatakan pengangkutan sampah di Pasar Cimanggis dilakukan secara intensif sejak malam hari dengan melibatkan puluhan armada.

“Pengangkutan sampah dilakukan mulai jam sembilan malam oleh DLH dengan 27 kendaraan yang mengangkut. Harapan kami setelah ini masyarakat semakin sadar karena ini bukan tempat pembuangan sampah,” kata Mamat di Pasar Cimanggis, Kamis (8/1).

Menurutnya, salah satu penyebab penumpukan adalah banyaknya warga yang datang dari berbagai wilayah hanya untuk membuang sampah ke lokasi tersebut, menyusul terbatasnya titik pembuangan.

“Tadi sejak jam enam pagi sudah banyak yang datang membawa kantong sampah dan dibuang di sini. Padahal mereka juga warga Tangsel, tapi dari mana-mana karena tidak bisa buang di tempat lain, akhirnya dibuang ke sini,” ujarnya.

Setelah Pasar Cimanggis, pengangkutan sampah akan dilanjutkan ke Pasar Jombang. Mamat menyebut penanganan di lokasi lain akan dilakukan dengan pola serupa dan disertai koordinasi dengan pengelola pasar.

Baca Juga  Hadirkan Rasa Aman di Jantung Kota, Brimob Kaltim Gelar Patroli Humanis Selama Ops Lilin Mahakam 2025

“Nanti malam rencananya diangkut di Pasar Jombang. Kami juga akan berkoordinasi dengan pengelola pasar supaya sampahnya dikelola dengan baik, dipilah dulu, jangan sampai berantakan seperti sekarang,” jelasnya.

Selain pengangkutan, Pemkot Tangsel juga menekankan edukasi kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah sembarangan dan mulai memilah sampah dari rumah tangga.

“Kami terus lakukan edukasi dan sosialisasi supaya masyarakat bisa memilah sampah organik dan anorganik di masing-masing rumah,” tambah Mamat.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan bahwa penanganan sampah tidak hanya berhenti pada pembersihan, tetapi juga dibarengi dengan penegakan hukum bagi pelanggar aturan persampahan.

Ia menyebut satuan tugas penegakan hukum telah diperintahkan untuk bergerak bersama Satpol PP, serta berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Tangerang.

“Peneguran tetap dilakukan, tetapi akan dibarengi dengan sanksi hukum yang lebih tegas kepada individu maupun korporasi yang terbukti melanggar aturan,” kata Benyamin.

Penindakan akan menyasar pelanggaran seperti membuang sampah tidak pada tempatnya, membakar sampah, hingga tidak melakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Penegakan hukum ini mengacu pada Perda Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah serta Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Masalah sampah di Tangerang Selatan menjadi sorotan sejak ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang pada 8 Desember 2025. Penutupan tersebut berdampak pada penumpukan sampah di pasar tradisional dan sejumlah ruas jalan.

Pemkot berharap pembersihan bertahap yang dilakukan saat ini, disertai pengawasan dan penegakan hukum, dapat mempercepat pemulihan kondisi kebersihan serta mencegah munculnya kembali gunungan sampah di wilayah Tangerang Selatan.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x