Bau Busuk di Pasar Induk Kramat Jati, Pedagang Keluh Sepi Pembeli dan Omzet Merosot

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta//trans24.id – Pedagang Pasar Induk Kramat Jati mengeluh sepi pembeli akibat bau busuk dari tumpukan sampah yang sudah menggunung. Sepinya pembeli ini pun membuat omzet pedagang merosot.

“Mengganggu. Dari aroma dari tumpukan sampah. Jadi yang belanja sepi, kan (pembeli) enggak mau parkir di sini. Jadi milih parkir di depan. Kan aromanya kan berasa. Pengurangan (pendapatan) bisa 40 persenan lah,” kata Hanif salah satu pedagang Pasar Induk Kramat Jati saat ditemui di lokasi, Jumat (9/1/2026)

Hanif menjelaskan, tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati ini sudah berlangsung lama. Dia menyebut, tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut hingga menggunung ini sudah berlangsung sejak lima bulan ke belakang.

 

“Dari sebelum, ada lah empat bulan, lima bulanan. Numpuk ini enggak diambil lagi. Sudah berapa hari ini, berapa bulan ini masih numpuk,” ujar Hanif

Baca Juga  DPC Lembaga Investigasi Negara Layangkan Surat Audiensi dan Klarifikasi ke DPMD Terkait Dugaan Pungli PKH di Desa Sidumanik

Menurutnya, sampah-sampah ini semestinya diangkut minimal dalam satu seminggu ada tiga kali pengangkutan. Namun belakangan ini, tidak ada armada yang mengangkut.

 

Selain penurunan omzet, Hanif mengaku para pedagang juga mengalami gangguan kesehatan akibat tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati ini. Sejumlah pedagang, kata dia, memilih untuk menggunakan masker.

 

“Kita aja di sini juga dari kesehatan pasti ganggu. Iya lah (jadi sakit), batuk-batuk susah napas gitu. Kerasa tiap hari di sini, tiap hari, dagangnya kerasa. Kemarin kita pakai masker, begitu dikeruk kan dia aromanya ngangkat lagi gini. Jadi di, apa ya, aroma juga ngaruh,” tuturnya

Dia pun menyampaikan harapannya agar tumpukan sampah tersebut bisa segera diangkut. Dia juga berharap pembeli bisa kembali ramai.

“Ya mudah-mudahan cepat dibersihin lah. Biar cepat pembeli juga kan ke kami lagi gitu,” pungkasnya

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x