Sekolah Rakyat: Investasi Sosial Jangka Panjang untuk Indonesia 

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta//trans24.id Program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan peran strategisnya sebagai sistem pendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Setelah hampir satu semester berjalan, program ini mencatat capaian positif dalam aspek kesehatan, perkembangan psikososial dan talenta, hingga akademik siswa di berbagai daerah.

Evaluasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat dilakukan secara menyeluruh dengan pendekatan berbasis talenta dan pengukuran dampak sosial. Pemerintah menilai program ini tidak hanya berorientasi pada capaian akademik jangka pendek, tetapi juga sebagai investasi sosial jangka panjang yang menopang mobilitas sosial keluarga prasejahtera.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Muhammad Nuh menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Sekolah Rakyat tidak semata dilihat dari jumlah lulusan, melainkan nilai sosial yang dihasilkan bagi masyarakat

“Sekolah Rakyat bukan profit oriented, tapi investasi sosial, maka yang kita ukur adalah SROI-nya berapa. Sehingga dari situ tidak hanya diukur dari jumlah lulusannya berapa, tetapi nilai sosial berapa yang bisa kita telurkan dari Sekolah Rakyat itu,” ujar Muhammad Nuh dalam keterangan tertulis, Kamis (9/1/2026).

Secara umum, penyelenggaraan Sekolah Rakyat di 166 daerah dinilai berjalan baik. Pemerintah melihat proses belajar mengajar mulai menampakkan hasil nyata, baik dari peningkatan kemampuan dasar siswa maupun munculnya bakat dan potensi yang sebelumnya belum tergali

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menilai perkembangan tersebut menjadi indikator awal bahwa pendekatan Sekolah Rakyat mulai bekerja sesuai tujuan.

“Alhamdulillah secara umum penyelenggaraan Sekolah Rakyat tahun ini bisa terselenggara dengan baik. Hari ini kita lihat bagaimana proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat mulai menampakkan hasil-hasilnya,” ucap Gus Ipul.

Berbeda dengan model pendidikan konvensional, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sistem dukungan terpadu. Selain menyediakan akses pendidikan gratis, program ini terintegrasi dengan bantuan sosial, jaminan kesehatan, pemenuhan gizi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. Pendekatan lintas sektor tersebut dipandang sebagai instrumen keadilan sosial untuk memperkuat fondasi sumber daya manusia sejak dini.

Baca Juga  Pengedar Sabu di Amboyo Inti Diringkus Satresnarkoba Polres Landak

Gus Ipul menilai Sekolah Rakyat menjadi bagian dari strategi nasional dalam menurunkan angka kemiskinan sekaligus mempersiapkan generasi produktif yang mampu berkontribusi pada pembangunan jangka panjang.

“Ini bagian dari strategi besar Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan angka kemiskinan di bawah lima persen. Sekolah Rakyat adalah bentuk keadilan sosial bagi keluarga yang belum terbawa dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Dalam konteks visi Indonesia Emas 2045, pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama untuk memanfaatkan bonus demografi dan transformasi sosial, ekonomi, serta digital.

Kehadiran Sekolah Rakyat diposisikan sebagai sistem pendukung strategis agar kelompok rentan memperoleh akses pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan secara berkelanjutan, sehingga bonus demografi benar-benar menjadi kekuatan bangsa.

Sebagai bagian dari penguatan program tersebut, pemerintah dijadwalkan akan menggelar Peluncuran Sekolah Rakyat pada 12 Januari 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru. Kegiatan ini mengusung tagline ‘Cerdas Bersama, Tumbuh Setara’, sebagai penegasan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peluncuran ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat Sekolah Rakyat sebagai support system pembangunan manusia, sekaligus mempertegas perannya dalam menyiapkan generasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Seluruh rangkaian informasi dan perkembangan Program Sekolah Rakyat dapat diikuti melalui kanal dan tagsite khusus sebagai sumber referensi resmi

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x