Prdam Menyikapi Wacana Pilkada Dipilih DPRD pada 2026 Antara Efisiensi dan Hak Politik Rakyat

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pandeglang//trans24.id

Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD pada tahun 2026 kembali memicu polemik di tengah masyarakat.Sabtu (10/01/2026)

Pemerintah dan sebagian elite politik beralasan bahwa mekanisme ini lebih efisien, hemat biaya, dan dapat meminimalkan konflik horizontal.

Namun, di sisi lain, muncul penolakan keras karena dinilai sebagai kemunduran demokrasi dan pengurangan hak politik rakyat.

Muktap Sulaeman, selaku pemuda Munjul pemerhati demokrasi dan kebijakan publik, secara tegas menolak rencana tersebut. Menurutnya, efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk mencabut hak dasar warga negara dalam memilih pemimpinnya secara langsung.

“Pilkada langsung adalah hasil perjuangan panjang reformasi. Mengembalikan pemilihan kepala daerah ke DPRD sama saja dengan menarik mundur kedaulatan rakyat dan memusatkannya kembali pada elite politik,” tegas Muktap Sulaeman.

Ia menilai bahwa pemilihan oleh DPRD justru berpotensi melahirkan praktik politik transaksional yang lebih tertutup dan sulit diawasi publik. Jika alasan utama adalah biaya, maka yang seharusnya dibenahi adalah tata kelola Pilkada, bukan mekanisme demokratisnya.

Baca Juga  SEKJEN KEMENHAN RI LETJEN TNI TRI BUDI UTOMO TIBAD DI KALIMANTAN SELATAN DALAM RANGKA KUNJUNGAN KERJA

“Korupsi dan politik uang bukan disebabkan oleh Pilkada langsung, tetapi oleh lemahnya penegakan hukum. Menghilangkan hak pilih rakyat bukan solusi, malah membuka ruang kompromi elite di balik meja,” lanjutnya.

Muktap juga mengingatkan bahwa kepala daerah yang dipilih langsung memiliki legitimasi yang lebih kuat karena bertanggung jawab langsung kepada rakyat, bukan kepada partai atau fraksi di DPRD.

“Pemimpin daerah seharusnya lahir dari suara rakyat, bukan dari kesepakatan segelintir orang di ruang sidang. Jika ini dipaksakan, kepercayaan publik terhadap demokrasi bisa semakin runtuh,” ujarnya.

Ia mendorong agar pemerintah dan DPR lebih mendengarkan aspirasi masyarakat luas sebelum mengambil keputusan besar yang menyangkut masa depan demokrasi lokal di Indonesia.

“Demokrasi memang mahal, tetapi ketidakadilan dan hilangnya hak politik rakyat jauh lebih mahal dampaknya bagi bangsa,” pungkas Muktap Sulaeman. pungkas (irgi)

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026
Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:26

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas

Senin, 6 April 2026 - 23:48

Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:55

Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x