Gerakan Sunyi Anak Muda Sukabumi, Sandi Hidupkan Padi dan Budaya Lewat Museum Kipahare

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi//trans24.id — Di tengah laju modernisasi yang kian cepat, seorang anak muda memilih bergerak dalam senyap namun konsisten. Sandi, tokoh muda asal Sukabumi, terus mendorong pelestarian budaya dan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal melalui Museum Kipahare.

Museum Kipahare hadir bukan sekadar ruang pamer, tetapi menjadi tempat hidupnya nilai-nilai leluhur yang berakar pada peradaban agraris. Di dalamnya, tersimpan jejak padi lokal seperti pere, cere, dan kiara, lumbung padi tradisional, serta filosofi hubungan manusia dengan alam yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat desa, jum’at 16/01/2025.

Budaya itu bukan untuk dikenang saja, tetapi harus dihidupkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya, ujarnya. Menurut Sandi, peran anak muda sangat penting agar nilai-nilai leluhur tidak hilang tergerus perubahan zaman.

Melalui pendekatan kolaboratif, Sandi melibatkan masyarakat dan generasi muda untuk kembali mengenal padi lokal dan fungsi lumbung padi sebagai simbol kemandirian pangan. Upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar menjaga jati diri desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.

Baca Juga  Wujud Kepedulian Polri terhadap Petani, Polsek Murung Pudak Pantau Pertumbuhan Jagung Pakan

Ia berharap gerakan yang dibangun bersama masyarakat ini mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah setempat serta dinas terkait. Harapan kami, semoga upaya pelestarian budaya dan ketahanan pangan ini bisa diperhatikan dan ikut didorong oleh pemerintah setempat dan dinas, agar apa yang kami bangun bersama masyarakat dapat berjalan berkelanjutan, ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan, Museum Kipahare diharapkan terus tumbuh sebagai ruang edukasi dan refleksi budaya, sekaligus inspirasi bagi lahirnya lebih banyak anak muda yang berani bergerak menjaga warisan leluhur.

 

Aziz Naga bandung

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x