Pembentukan kodam dan ratusan batalyon baru, hingga kewenangan di dunia maya – Bagaimana posisi militer di tahun kedua Prabowo?

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN , // trans24.id // – Tangis Lenny Damanik seketika pecah saat dia mengucapkan kalimat bahwa anaknya, yang berusia 15 tahun, Mikael Histon Sitanggang, tewas akibat dianiaya prajurit TNI berpangkat Sersan Satu Riza Pahlivi.

Kemarahannya kian meninggi setelah menyaksikan pelaku hanya dihukum 10 bulan penjara.

Peristiwa yang menimpa Mikael terjadi pada 2024 silam. Dia dan temannya sedang menonton tawuran di Medan, Sumatra Utara. Mikael ditangkap aparat keamanan bertepatan dengan berhamburannya massa tawuran.

Begitu dicokok, Mikael, yang tidak ikut tawuran, justru kena bogem mentah. Dia dihajar. Dia langsung dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya untuk menjalani perawatan. Sayang, kondisi Mikael memburuk dan nyawanya tak tertolong.

Di hadapan para hakim Mahkamah Konstitusi, dalam sidang, Rabu (14/01), Lenny berupaya mencari keadilan.

“Kematian anak saya telah membunuh saya, dan [kemudian] datang lagi putusan yang diberikan lebih tidak adil lagi,” kata Lenny yang hadir sebagai saksi di sidang permohonan uji materi Undang-Undang TNI.

Baca Juga  Kapolda Riau Lepas 250 Personel Satgas Bangun Jembatan Merah Putih Presisi

MK mengaku UU TNI adalah beleid yang paling banyak digugat, mencapai 20 kali. Hal ini, menurut salah satu hakim MK, Suhartoyo, memperlihatkan masyarakat menaruh perhatian serius kepada sektor keamanan.

UU TNI sendiri pertama kali disahkan pada 2004, enam tahun sejak Reformasi 1998 menggulung kekuasaan Soeharto. Tujuan undang-undang ini adalah mengatur kedudukan tentara supaya tidak melebihi batas kewenangannya: urusan pertahanan negara.

Berjarak 21 tahun setelahnya, pemerintahan Prabowo Subianto menandatangani pemberlakuan revisi terhadap UU TNI. Publik meresponsnya dengan demonstrasi yang menjalar di banyak kota, mendesak revisi itu dibatalkan.

Pemerintahan Prabowo Subianto yang sudah berumur lebih dari satu tahun dianggap cenderung militeristik dengan pelibatan aktif tentara di setiap kebijakannya. Memasuki tahun kedua, sejumlah akademisi menilai warna militer bakal semakin terang terlihat.

Prabowo mengakui bahwa dia mendengar kritik terkait relasinya dengan militer. Dia meresponsnya dengan berkata, “Apa benar [Prabowo mau hidupkan militerisme]?”

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x