Dolar AS Tertekan di Tengah Ancaman Tambahan Tarif Trump Negara Eropa 

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 03:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singapura, // trans24.id //- Dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Senin di tengah kekhawatiran investor terhadap ancaman tambahan tarif Presiden AS Donald Trump terhadap Eropa terkait Greenland.

Ancaman tambahan tarif itu memunculkan ketidakpastian, sehingga para pelaku pasar keuangan berbondong-bondong membeli yen dan franc Swiss yang dianggap sebagai aset aman, dalam pergerakan luas yang menghindari risiko di seluruh pasar.

Senin, 19 Januari 2026, indeks dolar sedikit turun di angka 99,17. Euro dan pound sterling awalnya runtuh sebelum akhirnya pulih saat hari perdagangan dimulai, karena investor menilai implikasi jangka panjang dari langkah terbaru Trump terhadap posisi dolar AS.

Hal itu membantu euro membalikkan kerugiannya dengan naik 0,17 persen menjadi USD1,1618. Sementara poundsterling Inggris juga pulih 0,1 persen menjadi USD1,3387.

Tren serupa juga terjadi ketika dolar AS merosot 0,24 persen terhadap franc Swiss yang dianggap sebagai aset aman menjadi 0,7989. Mata uang Negeri Paman Sam itu juga turun terhadap yen sebesar 0,31 persen menjadi 157,63 yen.

Di tempat lain, dolar Australia yang sensitif terhadap risiko, turun 0,12 persen menjadi USD0,6683, dengan penurunan tersebut dibatasi oleh pelemahan dolar secara luas. Dolar Selandia Baru naik 0,06 persen menjadi USD0,5755.

Baca Juga  Suasana Natal di Indonesia: Dari Hutanabolon yang Luluh Lantak hingga 'Sinterklas' Pengatur Lalu Lintas di Solo

Tarif impor tambahan untuk 8 negara Eropa

Trump mengatakan ia akan memberlakukan tarif impor tambahan sebesar 10 persen mulai 1 Februari untuk barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris. Ancaman ini berlaku hingga AS diizinkan untuk membeli Greenland.

Negara-negara besar Uni Eropa langsung mengecam ancaman tarif terkait Greenland sebagai pemerasan. Prancis bahkan mengusulkan untuk menanggapi dengan serangkaian tindakan balasan ekonomi yang belum pernah diuji sebelumnya.

Para investor telah membuang dolar setelah pengumuman ‘Hari Pembebasan’ pada April 2025 lalu ketika Trump meluncurkan tarif besar-besaran terhadap dunia, yang memicu krisis kepercayaan pada aset AS.

“Meskipun Anda mungkin berpendapat tarif tersebut mengancam Eropa, pada kenyataannya, dolar-lah yang menanggung dampak terberatnya, karena saya pikir pasar memperhitungkan peningkatan premi risiko politik pada dolar AS,” ungkap Kepala Riset Asia di ANZ Khoon Goh.

Berita Terkait

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin
Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:14

Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x