Tim SAR Masih Cari 20 Korban Hilang Longsor Cisarua 

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, // trans24.id //-TIM SAR gabungan masih mencari 20 korban hilang dalam bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, saat pencarian memasuki hari ketujuh.

Hingga Jumat, 30 Januari 2016, tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 60 jenazah. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, menyampaikan dari total 60 jenazah yang ditemukan, 44 di antaranya telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Ia menegaskan bahwa data korban bersifat dinamis seiring asesmen lapangan yang terus dilakukan.

“Operasi SAR akan terus dilanjutkan selama masa Status Tanggap Darurat 14 hari, dengan dukungan personel, peralatan darat dan udara, serta koordinasi lintas instansi guna memastikan seluruh korban dapat ditemukan,” kata Syafii dalam keterangan tertulis, Jumat.

Sementara itu, Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N., mengatakan kondisi cuaca relatif lebih kondusif dibandingkan hari-hari sebelumnya yang kerap hujan. “Kemarin pekerjaan di lapangan cukup terhambat oleh faktor cuaca. Mudah-mudahan hari ini kondisi lebih mendukung sehingga proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Bramantyo.

Untuk mendukung percepatan pencarian, Basarnas menambah dukungan sarana berupa dua unit alat berat jenis excavator PC 200. Alat berat tersebut akan difokuskan untuk membuka dan menggeser material longsoran di area strategis, khususnya di perbatasan sektor A2 dan A3.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya berencana menghutankan kembali area terdampak longsor di Cisarua. Usai Peringatan Isra Mi’raj di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa, 27 Januari 2026, Dedi mengatakan akan memulai menghutankan kembali kawasan tersebut setelah proses penanganan korban terdampak longsor rampung.

Baca Juga  Kapolrestabes Semarang Cek Kesiapan Pos Pelayanan Stasiun Tawang Jelang Nataru 2025–2026

“Untuk musibah Cisarua sudah  jelas. Yang meninggal kita santuni Rp 25 juta terhadap ahli warisnya, rumah-rumahnya akan kita relokasi, biaya hidup dua bulan sudah kita berikan,” kata Dedi. “Kemudian yang meninggal dan terkubur kita akan evakuasi, kita cari. Setelah itu, kita akan segera relokasi dan wilayah itu akan segera kita hutankan. Konsep untuk bangun rumahnya sesuai dengan lingkungan.”

Saat meninjau lokasi longsor Cisarua pada 24 Januari 2026, Dedi Mulyadi melihat kawasan longsor dipenuhi tanaman sayur. Gubernur yang akrab disapa KDM itu mengatakan, dengan kontur daerah berupa perbukitan, keberadaan kebun sayur rentan memicu longsor sehingga sangat berbahaya apabila masyarakat masih tinggal di lokasi itu. “Daerah di sini dihutankan saja. Warga di sini direlokasi karena potensi longsor tinggi,” kata Dedi, dikutip dari Antara.

Dedi mengatakan meminta masyarakat yang selamat dari longsor untuk mengontrak rumah selama dua bulan. Selain memberikan santunan kematian Rp 25 juta per kepala keluarga, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan Rp 10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x