Bagaimana kisah perjalanan seorang fotografer yang menghabiskan puluhan tahun untuk merekam kehidupan narapidana hukuman mati?

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 04:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York, // trans24.id //-Pada tahun 1990-an, fotografer kelahiran Tokyo bernama Toshi Kazama bekerja sebagai fotografer komersial di New York, Amerika Serikat. Tiba-tiba, kala itu, dia tercekat saat membaca berita tentang seorang narapidana remaja yang dihukum mati.

Kazama menjadi begitu penasaran sampai akhirnya dia memutuskan untuk bertemu narapidana itu. Keputusannya itu membawa Kazama ke perjalanan karier yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya.

Sejak saat itu Kazama telah memotret 22 narapidana hukuman mati, seluruhnya berada di Amerika Serikat, kecuali satu orang yang dipenjara di Taiwan.

Beberapa narapidana yang dia potret telah dieksekusi mati, sementara sejumlah lainnya masih hidup di penjara.

Baca Juga  Mengudara di Cibubur, ETLE Drone Patrol Presisi Rekam 30 Pelanggar Lalu Lintas 

Perjalanan ini juga mempertemukan Kazama dengan para kerabat para korban.

Kazama berkata, pekerjaan ini telah mengubahnya menjadi juru kampanye antihukuman mati yang tak mengenal lelah.

Hukuman mati sebenarnya tidak membantu keluarga korban mengatasi rasa kehilangan, menurut Kazama. Sebaliknya, Kazama yakin keluarga korban semestinya mendapatkan jenis dukungan yang berbeda, termasuk dukungan finansial.

“Keluarga korbanlah yang paling menderita. Tetapi publik sering salah paham dan mengira saya sendiri adalah korban dan karena itu saya ingin membalas dendam,” ujar Kazama.

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026
Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:26

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas

Senin, 6 April 2026 - 23:48

Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:55

Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x