Menkes: Indikator RS Bagus Kalau Pasien Luar Negeri Mau Berobat ke Indonesia

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 03:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, //trans24.id// – Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa rumah sakit pemerintah harus memiliki ambisi besar untuk menembus standar layanan kesehatan kelas dunia. Dalam ajang 3rd RS Kemenkes Awards, Menkes menekankan bahwa keberhasilan transformasi rumah sakit tidak diukur dari penilaian internal, melainkan dari kepercayaan pasien.

Menkes Budi menggarisbawahi bahwa salah satu pembuktian kualitas rumah sakit di Indonesia adalah kemampuannya menarik minat pasien mancanegara.

“Kualitas layanan itu yang menilai seharusnya pasien, bukan kita sendiri. Salah satu ukurannya adalah ketika standar kita sudah diakui dan mulai dipercaya oleh pasien dari luar negeri,” ujar Menkes Budi dalam keterangannya dikutip dari laman Kemenkes, Senin (9/1/2026).

Selain pelayanan, Menkes juga menekankan pentingnya dokter spesialis memiliki daya saing internasional. Kemenkes menargetkan peningkatan jumlah riset klinis (clinical trial) hingga 200 persen di lingkungan rumah sakit pemerintah. Langkah ini diambil guna memperkuat kemandirian kesehatan nasional melalui inovasi yang teruji secara ilmiah.

Baca Juga  Antisipasi Modus Kejahatan : Polsek Sengah Temila Intensifkan Patroli Malam di Titik Rawan

Sejumlah rumah sakit milik pemerintah juga mendapatkan apresiasi dari Menteri Kesehatan. Beberapa rumah sakit yang dinilai berhasil memberikan layanan terbaik dan inovatif tahun ini antara lain:

Layanan Hospitality Terbaik: RS Kanker Dharmais, RSUP Dr. Sitanala, dan RSAB Harapan Kita.

Mutu Layanan Terbaik: RS Orthopedi Prof. Dr. R. Soeharso.

Inovasi Layanan Terbaik: RSUP dr. Kariadi, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dan RSUP Fatmawati.

Melalui penghargaan ini, Menkes berharap rumah sakit penerima penghargaan tidak hanya mempertahankan capaian, tetapi terus meningkatkan inovasi. Pemerintah ingin membuktikan bahwa fasilitas kesehatan dalam negeri sudah mampu memberikan pelayanan terbaik, sehingga warga Indonesia tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar negeri.

Berita Terkait

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin
Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:14

Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x