Banjir Bandang Sumatra: Anak-Anak Yatim Piatu Butuh Kepastian dan Rasa Aman

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumatra//trans24.idBanjir bandang dan longsor di Sumatra menyisakan kisah anak-anak yang dalam sekejab ditinggal orang tua mereka. Nasib anak-anak yang menjadi yatim piatu ini kini belum jelas.

Anak-anak yang ditinggal orang tua, kata seorang psikolog, membutuhkan rasa aman, selain juga kepastian soal kebutuhan dasar dan pendidikan. Itulah mengapa, kata dia, pemerintah harus bertanggung jawab atas masa depan mereka.

“Beberapa hari setelah kejadian banjir, dia cari bundanya, tapi kami lalaikan saja supaya jangan diingat lagi…” kata Ismawanto dengan suara gemetar.

Bocah yang diceritakan itu, namanya Gio Rafezky Ramadhan. Umurnya akan genap tiga tahun pada Maret nanti.

Ismawanto yang sudah sepuh ini bilang, cucu keempatnya itu belum tahu kalau ayah dan bundanya telah tiada kala banjir bandang yang disusul longsor turut menyeret keduanya sejauh belasan kilometer.

“Gio belum tahu ayah dan bundanya wafat. Cuma setiap kali lewat jalan menuju tempat yang sering disinggahi ayah dan bundanya, dia ingat.”

Baca Juga  Polri Apresiasi Masyarakat dan Relawan Kirim Bantuan ke Lokasi Bencana

“Pasti dibilangnya, ‘Itu rumah adik’,” ucap Ismawanto menirukan bicara cucunya yang masih belum lancar.

Is, begitu ia disapa, mengaku sedikit lega karena Gio belum pernah merengek mencari-cari ayah serta bundanya setelah ditinggal meninggal. Tapi meskipun begitu, dia sadar akan ada waktunya pertanyaan yang memilukan itu muncul.

Ayah dan ibu Gio meninggal digulung banjir bandang di Aceh Tengah, akhir November lalu.

Juru bicara posko penanggulangan bencana Aceh, Murthalamuddin, mengatakan sampai saat ini belum ada data khusus menyangkut anak yatim-piatu korban bencana banjir dan longsor.

Sebab, pihaknya masih fokus pada penanganan darurat. Sehingga, diakuinya, pendataan terhadap anak-anak itu menjadi lambat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, bilang pemerintah pusat akan memberikan perlindungan dan jaminan sosial. Terutama, menyangkut pendidikan sampai tuntas.

Perlindungan dan jaminan sosial yang dimaksud, yakni kebutuhan dasar, makanan bergizi, pelayanan Kesehatan, dan pendidikannya.

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026
Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:26

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas

Senin, 6 April 2026 - 23:48

Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:55

Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x