GENCARKAN PROGRAM ANANDA BERSINAR, BNN FASILITASI KUNJUNGAN EDUKATIF HIGHFIELD SECONDARY SCHOOL

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // trans24.id //-Sebagai bagian dari upaya menanamkan kesadaran sejak dini tentang bahaya narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui program ANANDA BERSINAR mengajak siswa dan siswi Highfield Secondary School berkunjung langsung ke kantor BNN di Cawang, Jakarta Timur, pada Kamis (29/1).

Kunjungan edukatif Highfield Secondary School diawali dengan tur ke Museum Pranidha Ranajaya Ghanavara dengan pendampingan dari Tim Deputi Bidang Pencegahan BNN. Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai koleksi museum, mulai dari peralatan operasional yang digunakan oleh BNN hingga barang-barang hasil kerajinan yang dibuat oleh warga binaan BNN dalam program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Gedung IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) untuk mengenal lebih dekat layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. Melalui kunjungan ini, para siswa diharapkan dapat memahami bahwa BNN tidak hanya berperan dalam upaya penindakan, tetapi juga menjalankan fungsi rehabilitasi sebagai proses pemulihan yang terstruktur dan didukung oleh tenaga profesional.

Usai mengunjungi museum dan Gedung IPWL, para siswa kemudian diajak untuk mengikuti sesi pemaparan materi edukasi mengenai bahaya narkotika yang disampaikan oleh Yulia Angelina dan Wenny Juanita dari Direktorat Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN.

Dalam pemaparannya, Yulia menjelaskan berbagai faktor yang dapat mendorong terjadinya penyalahgunaan narkotika, antara lain kurangnya pengendalian diri, kondisi ekonomi, minimnya perhatian keluarga, pengaruh teman sebaya dan pasangan, serta lingkungan yang berisiko.

Baca Juga  Rusak Bertahun-tahun, Jalan Alternatif Desa Tegal Papak Pandeglang Kian Memprihatinkan

Pada kesempatan tersebut, Yulia juga meluruskan informasi yang kerap beredar di masyarakat bahwa ganja disebut-sebut sebagai obat yang dapat menyembuhkan jenis penyakit tertentu. Ia menegaskan bahwa ganja merupakan narkotika berbahaya yang termasuk dalam narkotika golongan I, sehingga tidak dapat digunakan untuk kepentingan pengobatan maupun tujuan lainnya. Yulia menambahkan bahwa narkotika pada dasarnya memiliki kegunaan yang sangat terbatas untuk kepentingan medis dan penelitian, namun akan menimbulkan dampak serius apabila disalahgunakan.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkotika. Yulia menjelaskan bahwa seseorang yang telah mengalami kecanduan akan sangat sulit melepaskan diri. Ia juga mengingatkan bahwa rokok kerap menjadi pintu masuk awal penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Untuk itu, para siswa diimbau agar memiliki keberanian menolak rokok dan narkotika, mampu mengambil keputusan yang tepat, serta membekali diri dengan pengetahuan sebagai benteng dari pengaruh negatif lingkungan.

Rangkaian kegiatan edukatif tersebut kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa Highfield Secondary School memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta mampu menerapkan sikap dan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan sejak dini, sejalan dengan pelaksanaan program ANANDA BERSINAR.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x