Kisah para caregiver keluarga ‘Mereka yang paling berjasa dalam diam’

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kisah para caregiver keluarga, // trans24.id //-Di usia belia dengan banyak mimpi tapi kemudian harus dihadapkan dengan kedua orang tua yang butuh perawatan, Angel sempat kelimpungan karena hidupnya berubah total.

Tidak pernah ada yang mengajarkan bagaimana merawat orang sakit dalam jangka waktu yang lama dengan diagnosis penyakit yang juga tidak ringan.

“Waktu SMA itu kan masa mencari jati diri. Tapi di situ, saya harus belajar bagaimana cara menjadi caregiver. Mau gak mau, learning by doing. Berkali-kali gagal. Saya capek dan lelah sampai burnt out,” ujar Angel.

“Sempat juga kabur dari rumah. Karena sudah enggak mau lagi merawat orang tua. Tapi akhirnya Tuhan kembalikan lagi.”

Momen Angel memutuskan kabur terjadi selepas selesai kuliah ketika harus merawat ibu yang stroke dan ayahnya bolak-balik ke rumah sakit harus cuci darah. Saat itu, kedua orang tuanya dalam kondisi yang tidak stabil kerap marah-marah pada Angel.

Di sisi lain, Angel yang saat itu juga masih terus belajar mencari tahu penanganan terhadap keduanya merasa lelah.

“Belum lagi ditambah seumuran saya waktu itu, harusnya bisa kemana-mana sama teman dan udah bisa mencapai goal satu per satu. Jadi, kabur semingguan gitu karena ada perasaan kok apa yang saya lakukan ini seperti enggak berguna buat mereka juga,” ucap Angel.

Ia mengakui rasa semacam itu kadang berkecamuk saat mulai lelah.

Apalagi ketika harus berhadapan dengan emosi yang naik turun dari ibunya, pikiran Angel sesekali melambung ke masa kecilnya yang kerap ditinggal kedua orang tuanya bekerja.

Baca Juga  Pertamina Ingatkan Bahaya Pemindahan LPG Manual, Konsumen Diminta Cermat Timbangan Tabung 3 Kg

Kini, ia harus menyediakan waktu penuh untuk menjaga ibunya setelah ayahnya berpulang.

“Ya mungkin karena pribadinya juga enggak sabaran. Akhirnya, suka banting barang sampai hancur. Bingung juga awal-awal itu mau apa padahal udah dilakukan semua. Ternyata dia lapar padahal baru makan sejam yang lalu. Saya mulai paham, jadi saya sediakan cemilan kesukaannya.”

Memang sejak didiagnosis stroke karena dipicu kadar gula yang sangat tinggi, ibu Angel mengalami lumpuh total pada bagian tubuh sebelah kiri dan tidak lagi lancar berbicara.

Kondisinya sempat membaik, tapi kemudian jatuh dari kursi roda sehingga menghambat pergerakannya.

Angel pun bertanggungjawab penuh atas aktivitas sehari-hari ibunya.

Dari mandi, makan, buang air, hingga terapi ringan. “Dulu, harus bawa ke kamar dan pindahin juga ke kasur.

Sekarang, kami sediakan juga tempat tidur di luar, dekat televisi. Karena kan mama suka nonton televisi,” kata Angel.

Butuh waktu hingga 10 tahun, Angel bisa memahami dan berdamai dengan keadaan sehingga kini lebih memahami.

Ia rutin mengajak ibunya ngobrol dan membiarkan ibunya bernostalgia masa muda.

Ia juga membiarkan ibunya menghubungi sanak saudaranya melalui panggilan video.

Lantaran hal itu, ia pun bisa beraktivitas juga untuk dirinya. Dari olahraga ringan tiap pagi atau sore hingga membaca buku sebelum tidur bisa dilakukannya.

Pasca berhenti kerja dari karirnya selama enam tahun, ia dibantu kedua saudaranya kini juga mulai serius berjualan minyak herbal yang bisa digunakan untuk memijat secara daring.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x