LSM LGI : MASA DEPAN KABUPATEN BANDUNG BERGANTUNG PADA KENERANIAN MENJAGA LINGKUNGAN

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 01:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung //trans24.id  LSM LGI Kabupaten Bandung memandang kondisi bencana di Kabupaten Bandung, khususnya banjir dan longsor, sebagai ancaman serius yang berakar pada kerusakan ekologis, alih fungsi lahan, dan deforestasi. Ketua LSM LGI Kabupaten Bandung/ Ozan, menegaskan bahwa rangkaian bencana yang terus berulang merupakan “ alarm keras yang tidak boleh lagi diabaikan”.

Poin-poin utama pandangan Ketua LGI Kab Bandung / Ozan mengenai bencana di Kabupaten Bandung meliputi :

Ketua LGI Kabupaten Bandung memperingatkan bahwa potensi bencana banjir bandang dan longsor di Jawa Barat bisa jauh lebih parah dibandingkan kejadian serupa di sejumlah wilayah di Sumatra, terutama jika faktor-faktor risiko ekologis tidak segera ditangani. Menurutnya, “Kabupaten Bandung berada dalam kondisi rawan. Jika tidak ada langkah tegas, kita hanya menunggu bencana yang lebih besar.”

Akar Masalah Ekologis

LSM LGI menilai bencana yang berulang, terutama banjir akibat luapan Sungai Citarum, erat kaitannya dengan rusaknya daerah aliran sungai (DAS), praktik penambangan ilegal, alih fungsi lahan, serta kerusakan kawasan hulu termasuk area kebun teh di Pangalengan. Ozan menambahkan, “Selama lingkungan dibiarkan rusak, selama itu pula masyarakat akan terus menjadi korban.

Ozan juga menyoroti komunikasi dan respons pemerintah yang dinilai masih kurang maksimal. Sosialisasi mengenai mitigasi jangka panjang, seperti rencana relokasi warga di daerah rawan banjir seperti Kampung Cieunteung, dianggap belum menyentuh akar persoalan. Ia menilai bahwa “Pemerintah tidak boleh hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi harus konsisten membangun sistem pencegahan yang jelas dan transparan.”

Baca Juga  Susul Indonesia, Malaysia Ikut Blokir Grok AI Milik Elon Musk 

Pemerintah Kabupaten Bandung telah menetapkan status tanggap darurat banjir dan longsor sejak 6 Desember hingga 19 Desember 2025. LSM LGI memandang kebijakan ini sebagai bukti tingginya tingkat keparahan kondisi di lapangan yang perlu ditindaklanjuti dengan langkah struktural, bukan hanya sementara.

LSM LGI juga menekankan pentingnya akuntabilitas pemerintah dan korporasi yang diduga terlibat dalam perusakan lingkungan. “Siapa pun yang merusak alam harus bertanggung jawab. Masyarakat tidak boleh menjadi korban dari keuntungan segelintir pihak,” tegas Ozan.

Secara umum, LSM LGI mendesak agar penanganan bencana tidak hanya berfokus pada upaya tanggap darurat, tetapi juga pada solusi fundamental melalui pengelolaan lingkungan yang lebih baik, pemulihan ekosistem, serta penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh bentuk perusakan alam.

Ketua LSM LGI Kab Bandung/ Ozan menutup pernyataannya dengan mengingatkan bahwa “Masa depan Kabupaten Bandung ditentukan oleh keberanian kita menjaga lingkungan hari ini.”

( Kabiro Bandung )

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x