Masyarakat Pertanyakan Transparansi PADes Ciela: Setoran Sewa Lahan Titisara Diduga Menguap

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIGEDUG, // trans24.id //– Pengelolaan Tanah Titisara (Tanah Carik) milik Pemerintah Desa Ciela kini tengah menjadi sorotan warga. Lahan seluas kurang lebih 4,2 hektar yang berlokasi di wilayah Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, tersebut diduga tidak dikelola secara transparan, menyusul adanya selisih tajam pada Pendapatan Asli Desa (PADes) tahun 2025.

Potensi Pendapatan Puluhan Juta

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan tersebut selama ini disewakan kepada petani setempat dengan sistem per patok (sekitar 25 tumbak). Tarif sewa dipatok mulai dari Rp250.000 hingga Rp300.000 per tahun.

Secara kalkulasi normal, Desa Ciela seharusnya menerima pemasukan berkisar antara Rp28 juta hingga Rp30 juta per tahun. Namun, realisasi yang masuk ke kas desa pada tahun 2025 dilaporkan merosot tajam.

Baca Juga  Ular piton 7meter terbunuh warga buton setelah makan 4 kambing

“Untuk tahun 2025 kemarin, (dana yang) masuk hanya kurang lebih Rp2 juta sampai Rp3 juta,” ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Ciela saat dikonfirmasi terkait laporan keuangan desa.

Keterlibatan Ormas dalam Penagihan

Hal lain yang memicu tanda tanya warga adalah mekanisme penagihan uang sewa. Alih-alih dilakukan oleh perangkat desa atau BUMDes, penagihan di lapangan justru dilakukan oleh oknum anggota Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), baik yang berasal dari dalam maupun luar Desa Ciela.

Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat mengenai ke mana larinya sisa uang sewa yang mencapai puluhan juta rupiah tersebut. Hingga saat ini, warga mengaku tidak pernah mendapatkan keterbukaan informasi atau sosialisasi resmi mengenai pengelolaan aset desa tersebut.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x