Operasi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo NTT dihentikan, satu orang warga Spanyol masih hilang

- Penulis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT // trans24.id  – Keluarga korban warga negara Spanyol yang meninggal dan hilang akibat tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakibah di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berharap kejadian seperti ini tak terulang lagi.

“Itulah harapan untuk hari-hari yang tersisa… Apa yang saya ingin katakan adalah [kejadian kapal tenggelam] ini tidak boleh terjadi lagi.”

Itulah yang terucap dari mulut Alvaro Ortuno, wakil keluarga warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.

Tiga orang anggota keluarga Alvaro meninggal dalam insiden itu, dan satu orang lainnya belum ditemukan.

Alvaro mengutarakan hal itu saat proses menabur bunga bersama tim SAR gabungan di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, NTT, Jumat (09/01) siang.

Dia berharap kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan perubahan kecil dalam bisnis wisata dan infrastruktur pendukungnya.

“Jadi saya berharap hal ini dapat membantu mengubah hal kecil ini sehingga hal serupa tidak terjadi lagi,” suara Alvaro terdengar tercekat.

Baca Juga  Polda Metro Bongkar Peredaran Gelap Narkotika 27 Kg Sabu dan 5.000 Butir Happy Five Senilai Hampir 42 Miliar, 2 Tersangka Diamankan

Hingga hari ke-15 atau hari terakhir pencarian korban, satu orang warga negara Spanyol belum ditemukan—salah-satu anggota keluarga Alvaro.

Mulai Jumat (09/01), operasi pencarian korban resmi dihentikan oleh tim SAR.

Bersama tim SAR gabungan, Alvaro ikut menaburkan bunga di lokasi tenggelamnya Kapal Putri Sakinah di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, NTT.

Prosesi itu sebagai penghormatan terakhir kepada satu anggota keluarga Alvaro yang belum ditemukan.

Kapal wisata KM. Putri Sakina tenggelam di perairan selat Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT, pada Jumat (26/12) malam.

Kapal ini mengangkut 11 penumpang, terdiri empat ABK dan tujuh penumpang.

Penumpangnya terdiri enam warga negara Spanyol dan satu orang pemandu wisata. Tiga penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal, dan satu orang masih belum ditemukan. Semuanya warga negara Spanyol.

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026
Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:26

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas

Senin, 6 April 2026 - 23:48

Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:55

Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x