Rencana pemerintah beri MBG ke lansia – Mending diganti uang atau beras?

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA//trans24.id Rencana pemerintah memberi makanan bergizi gratis (MBG) untuk lansia disebut harus memiliki petunjuk teknis (juknis) yang jelas, detail dan penuh kehati-hatian. Pasalnya, pemenuhan menu gizi dan pola makan lansia lebih kompleks dibandingkan target penerima MBG lainnya.

Pendiri lembaga kajian Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI) Diah Satyani Saminarsih berkata, tata kelola MBG yang bermasalah untuk lansia akan meningkatkan aspek kerentanan karena kondisi kesehatan yang cenderung menurun serta adanya penyakit tidak menular.

“Risiko yang dialami bukan hanya keracunan, melainkan juga meningkatkan risiko kesehatan yang dapat berimbas pada komplikasi penyakit. Lansia menunjukkan gejala keracunan dan risiko kesehatan yang tidak selalu terlihat,” kata Diah kepada BBC News Indonesia, Kamis (08/01).

Associate Professor Monash University Indonesia bidang Kesehatan Publik, Grace Wangge menyebut ada beberapa aspek penting dalam pemberian MBG pada lansia.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Tabalong Bantu Pemindahan Rest Area demi Kenyamanan Jamaah Haul 5 Rajab

“Pertama dari segi tekstur dan rasa, lalu kandungan yang padat gizi. Kemudian makanan bersih dan higienis, peran caregiver memberikan MBG, serta bagaimana monitoringnya,” kata Grace.

“Lansia tidak seragam. Masing-masing punya masalah kesehatan dan fungsional yang berbeda-beda. Jadi tak bisa setiap lansia itu makanan dan caranya yang sama,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau disapa Gus Ipul bilang pemerintah akan memberikan MBG untuk lebih dari 100.000 lansia berusia di atas 75 tahun dan 36.000 penyandang disabilitas pada 2026.

Selain memberikan paket makanan senilai Rp15.000 per porsi itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga menyediakan pengasuh (caregiver) untuk merawat para lansia.

MBG lansia ini merupakan transformasi dari program Kemensos sebelumnya yang bernama Program Permakanan.

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026
Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:26

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas

Senin, 6 April 2026 - 23:48

Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:55

Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x