Sering Radang Tenggorokan? Hindari Kebiasaan Buruk Ini Sekarang Juga! 

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta//trans24.id Radang tenggorokan sering kali dianggap sebagai gangguan kesehatan ringan akibat paparan virus atau bakteri. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kondisi ini juga dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang sering dilakukan tanpa disadari, sehingga membuat area kerongkongan menjadi sensitif dan rentan mengalami iritasi.

“Minuman beralkohol umumnya akan meningkatkan rasa dehidrasi pada tubuh sehingga memicu munculnya rasa kering di sekitar kerongkongan yang bisa memicu iritasi dan peradangan,” tulis laporan kesehatan yang dilansir dari Healthlines, Kamis, 15 Januari 2026.

Selain memicu dehidrasi, konsumsi alkohol berlebih diketahui dapat melemahkan sistem imunitas alami tubuh. Hal ini membuat pertahanan tubuh menjadi rapuh saat harus melawan bakteri penyebab iritasi di area tenggorokan. Oleh karena itu, penderita radang sangat disarankan untuk menghindari alkohol agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Kebiasaan buruk lainnya yang berdampak fatal adalah merokok. Berdasarkan artikel ilmiah bertajuk “What causes a chronic sore throat?”, kandungan zat kimia dan udara panas dari asap rokok dapat merusak jaringan sensitif yang melapisi tenggorokan serta saluran pernapasan.

Baca Juga  Diduga Tiang Kabel Internet Tanpa Izin Resahkan Warga Sukadiri

Paparan hasil pembakaran tembakau ini tidak hanya menyebabkan iritasi kronis. Namun, juga menurunkan daya tahan tubuh terhadap serangan virus.

Tak hanya gaya hidup, pola makan juga memegang peranan penting. Konsumsi makanan pedas secara berlebihan ternyata menjadi salah satu pemicu utama radang.

Senyawa kapsaisin yang terkandung dalam cabai atau merica mampu menciptakan sensasi terbakar di tenggorokan, yang merangsang produksi lendir berlebih. Sensasi terbakar inilah yang kemudian berkembang menjadi iritasi dan peradangan.

Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam mengontrol takaran rasa pedas pada makanan dan mulai menerapkan pola hidup bersih serta sehat guna menjaga kesehatan tenggorokan secara jangka panjang.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x