UMKM Konveksi Tolak BUMN Tekstil, Takut ‘Dicaplok’ dan Kian Tertekan Impor

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUMN, // trans24.id //-Rencana Danantara membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor tekstil memicu kritik dan penolakan dari pelaku usaha konveksi.

Mereka khawatir perusahaan milik pemerintah itu bakal mencaplok pangsa pasar mereka yang sedang kempis di tengah melemahnya daya beli masyarakat dan tekanan barang-barang impor.

Salah satu pengusaha konveksi skala kecil di Jawa Tengah, Bilal Aziz, mengaku mesti bertarung dengan produk-produk impor dari China yang harganya jauh dari harga pasaran.

“Produk dari China itu cepat habis karena harganya murah, sehingga sangat berdampak kepada kami.”

Baca Juga  Diduga Rokok Tanpa Pita Cukai di Kecamatan Menes Beredar Bebas. Aktivis IKRAR : Desak APH Bertindak Tegas

Atas dasar itulah, ia tidak setuju dengan pendirian BUMN tekstil. Ia cemas, perusahaan milik negara itu bakal mengganggu pasar UMKM.

Pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tekstil pertama kali digaungkan Menteri Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia berkata, keputusan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, yang ingin menghidupkan kembali perusahaan negara di sektor padat karya, tekstil.

Sebagai awalan, perusahaan itu akan diberikan suntikan modal dari Danantara Indonesia senilai US$ 6 miliar atau setara Rp101 triliun.

Berita Terkait

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik
Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif
Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar
Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai
Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah
POLDA KALSEL BONGKAR JARINGAN PEMALSUAN DOKUMEN KENDARAAN BERMOTOR, 6 TERSANGKA DIAMANKAN
Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin
Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:29

Survei LS VINUS: Kinerja Gubernur Kalsel Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Raup 63,25 Persen Kepuasan Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:24

Rilis Hasil Survei LS Vinus: Satu Tahun Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin Mencapai Angka Positif

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:03

Tegakkan Hukum, DJP Kalimantan Selatan dan Tengah Lakukan Penagihan Serentak, 150 Surat Paksa Senilai Rp47,8 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:16

Penyaluran Perdana Kado Lebaran Yatim Dhuafa Sasar Warga Bedakan Sungai Miai

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:56

Kapolres Balangan AKBP Yulianor Abdi: Pasar Ramadhan Meningkatkan UMKM kecil dan menengah

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:26

Hari Pertama Ramadhan, Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Antasari Banjarmasin

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01

Peresmian Dapur SPPG Mawar 3 di Banjarmasin Tengah, Perkuat Program Pemenuhan Gizi dan Serap Puluhan Relawan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:54

Satlantas Polres Tabalong Pasang Spanduk Larangan Balap Liar dan Speed Bump Jelang Ramadhan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x