Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS, 66 Rumah di Cikawao Langsung Disurvei

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG //trans24.id Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan tidak boleh ada lagi praktik buang air besar sembarangan (BABS), termasuk pembuangan limbah langsung ke sungai. Penegasan tersebut disampaikannya saat kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Cikawao, Kota Bandung, Selasa (13/1/2026).

Berdasarkan data pengurus wilayah setempat, terdapat 66 rumah di RT 7 RW 02 Kelurahan Cikawao yang masih membuang limbah domestik langsung ke sungai. Kondisi tersebut terjadi karena rumah-rumah berada di bantaran sungai dan tidak memiliki akses septic tank maupun saluran riol.

“Tidak boleh ada lagi yang namanya terjun bebas ke sungai. Kenapa? Karena Kota Bandung ini sebetulnya sudah mendapatkan predikat bebas dari BABS. Kalau ke sungai, terjun bebas, itu masih sembarangan,” tegas Farhan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Farhan langsung memerintahkan perangkat daerah terkait untuk melakukan survei lapangan bersama pengurus RW setempat. Survei dilakukan guna mencari solusi konkret bagi warga yang belum memiliki fasilitas sanitasi layak.

“Selesai rapat, langsung survei sama Pak RW. Cari tahu caranya bagaimana kita bisa membangunkan septic tank untuk warga yang belum punya septic tank dan tidak punya akses ke riol,” ujarnya.

Farhan menjelaskan, persoalan sanitasi sangat berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kota Bandung. Ia menyoroti masih tingginya angka diare sebagai dampak dari praktik BABS, yang berpotensi meningkatkan risiko stunting pada anak.

Baca Juga  Hadiri Tabligh Akbar, Kang DS Dorong Santri Perkuat Niat dan Tekuni Ilmu

“Salah satu bentuk yang paling menantang dari fakta tentang BABS adalah masih tingginya angka diare di Kota Bandung. Diare itu bukan cuma mencret. Apalagi kalau balita, risikonya terhadap stunting sangat tinggi,” jelasnya.

Menurut Farhan, pembangunan jaringan riol baru di kawasan padat permukiman sudah tidak memungkinkan. Oleh karena itu, solusi yang saat ini didorong adalah pembangunan septic tank, baik secara individual maupun komunal, menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Caranya bagaimana? Septic tank. Karena membangun riol sudah enggak mungkin. PDAM juga sudah enggak mungkin menambah riol baru,” katanya.

Selain persoalan sanitasi, Farhan juga menyinggung keterbatasan layanan air bersih PDAM Kota Bandung. Saat ini, cakupan pelayanan PDAM baru menjangkau sekitar 38 persen wilayah kota, dengan tantangan berupa kebocoran pipa serta keterbatasan sumber air baku.

“PDAM Kota Bandung itu memang baru bisa meng-cover sekitar 38 persen wilayah pelayanan. Tantangannya memang besar sekali,” ungkapnya.

Meski demikian, Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung akan terus mencari solusi jangka panjang melalui kerja sama penyediaan air baku, sembari memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

“Kita survei dulu, lihat apa yang bisa kita lakukan. Karena ini berhubungan langsung dengan penyehatan lingkungan,” tuturnya.

Sumber: Diskominfo Kota Bandung

Pewarta : Aziz Naga

Berita Terkait

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas
Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026
Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol
Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu
Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu
Pererat Silaturahmi dan Sportivitas, Dandim Cup I Bola Voli Tahun 2026 Resmi Dimulai
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi
Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 17:26

IKB Banjaran Jalin Silaturahmi dengan MABAL Persib, Perkuat Kolaborasi Kreatif dan Komunitas

Senin, 6 April 2026 - 23:48

Kapolres Cianjur Pimpin Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Pengabdian Periode 1 April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:21

Awak media minta polres indramayu tangkap pelaku penjual obat keras di arjasari patrol

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:20

Awak media berharap polisi tangkap penjual obat keras di arjasari patrol indramayu

Senin, 16 Maret 2026 - 00:42

Karang Taruna Kecamatan Banjaran Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:11

Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 29,9 Kg Sabu dan 15.056 Butir Ekstasi Jaringan Antarprovinsi

Senin, 23 Februari 2026 - 01:55

Korps Raport Sertijab Jadi Momentum Pembinaan Prajurit Kodim 1002/HST

Senin, 23 Februari 2026 - 01:52

Patroli Ramadhan, Polres Balangan sisir Pusat Kota Paringin

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x